Kepada Yth. Bapak Tisano Arsyad & Bapak Anang Yanwar
Di tempat
Salam...
Dengan tidak mengurangi rasa hormat,
Berangkat dari keterpurukan KMP yang terseok-seok
fakum 3 bulan pertama tanpa keluaran seperti yang diharapkan owner, kami hadir
untuk membantu mencairkan apa yang menjadi harapan bersama menajemen.
Kami mesti sampaikan hal-hal terkait komitmen paket
KMP Manado T.A. 2013, yang kami merasa menjadi ganjalan diantara kami tim
Semarang dan lainnya yang terlibat.
Sekedar mengigatkan apa yang pernah disampaikan
kepada kami diawal perjalanan KMP Manado “...nanti untuk pak Jay dan pak
Iliyanda (Alm.)… ada ya...dengan tenaga semarang juga ….nanti ada DAGING
nya dibelakang akhir…” kurang lebihnya yang pernah disampaikan kepada kami
tanpa melupakan subtansi yang dimaksud.
Hal tersebut menjadi motifasi dan pemacu semangat
saya dan rekan-rekan dalam Tim untuk melakukan lebih dari standar kerja pada
umumnya. Walau dengan tanpa pendampingan tenaga ahli dan Standart Operasional Prosedur (SOP) yang jelas menjadikan dilema.
Kepayahan, kesulitan, kerasnya harus kami lakunakan biar selunak daging yang
diangankan. Untuk itu perlu kiranya ini kami sampaikan
agar bukan menjadi retorika tanpa arti dalam sebuah hubungan kerja. Memang
lidah tak bertulang, mudah untuk melontarkan tapi tak mudah untuk menepati.
Namun bagi kami bukan hal mudah melupakan karena jalinan kerja sama adalah
pembagian resiko yang sama-sama harus ditanggung secara proporsional dan
bermartabat. Nilainya sama-sama tahu cukup fantastis untuk ukuran paket KMP,
kami yang berjibaku dengan aral yang nekat kami terjang. Belum cukup kami
sangat kehilangan sosok panutan Bapak Iliyanda semoga beliau tenang dalam tidur
panjang. Kami sangat- sangat down…namun kami harus bangkit dari keterpurukan
karena sisanya ada amanat almarhum untuk menyelesaikan KMP Manado dengan
sebaik-baiknya. Prinsip hukum Newton berlaku sebagai daya keseimbangan
interaksi antara aksi dan reaksi.
Tanggungjawab moral inilah yang menjadi hantu mimpi
buruk kami untuk tetap bertahan kerja dalam kebersamaan. Karena pahitnya pasti
akan menjadi kenangan buruk yang akan terus dikenang. Maka dengan lugas, tegas
ini terpaksa kami sampaikan agar menjadi perhatian untuk bisa diselesaikan
secara elegan tanpa ada yang harus dipermalukan.
Besar harapan kami keluh kesah ini didengar dan
direalisasikan, agar jalinannya untuk kerjasama dimasa mendatang tidak
menyisakan ganjalan yang mengedap dihati.
Salam semua personil KMP Manado TA 2013, Tim
Semarang, Tim Jakarta dan Tim yang ada di Manado semoga tulisan ini menjadi
penyambung lidah rekan-rekan semua. Aprisiasi untuk semua, Kristalisasi peluh
semoga menjadi “Daging” yang menyehatkan.
Hormat kami,
TIM KMP 2013
Tidak ada komentar:
Posting Komentar